Wali Kota Eri Bersama Poktan Pakal Gelar Panen Raya Padi

Uncategorized354 Dilihat

Surabaya, Metrojatim.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, beserta perwakilan dari Kelompok Tani (Poktan) di Kecamatan Pakal secara simbolis melakukan panen raya padi Varietas Ciherang.

Gelaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya bersama kelompok tani (poktan) tersebut, melakukan panen raya padi seluas 2 hektare, dari total 11 hektare lahan di wilayah Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal Surabaya, Selasa (9/3/21).

Kemudian, melakukan dialog langsung di Hutan Kota Pakal, yang berada sekitar 100 meter di sisi barat dari tempat panen.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk menyejahterakan warga. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi lahan untuk warga bercocok tanam atau memberikan bantuan bibit beserta pupuknya.

Baca Juga :  Soal Dankel di APBD 2022, DPRD Akan Turut Mengawasi

“Terkait semua aset, Insya Allah saya sudah minta, terdata oleh Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT). Semua aset Pemkot Surabaya kalau itu tambak, kalau itu tanah bisa digunakan pertanian, maka saya manfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Surabaya,” jelas Eri.

Dia menambahkan, pihaknya sedang melakukan pendataan warga terdampak Covid-19. Apabila warga terdampak itu belum mendapatkan penghasilan, maka pemkot akan intervensi salah satunya memfasilitasi lahan dalam pengelolaan mereka.

“Kalau itu tambak, nanti kita beri benihnya dan nanti itu terkelola oleh warga biar menjadi pemasukan untuk warga Kota Surabaya,” imbuhnya.

Meski demikian, masih kata Eri, di tengah pandemi Covid-19, roda perekonomian warga Surabaya bisa tetap berjalan. Untuk itu, membutuhkan sinergi bersama antara warga, pemerintah dan seluruh stakeholder. Covid-19 bisa terlewati, apabila ada rasa empati, rasa gotong royong bersama antara warga dan pemerintah.

Baca Juga :  SIUP Sarang Walet Kertajaya Mati 5 Tahun, Rugikan PAD Surabaya

“Sekuat apapun pemerintah, kalau menangani Covid-19 sendiri dan warga tidak ada rasa memperbaiki atau menjaga protokol kesehatan. Maka yang kita perbaiki ini akan sia-sia,” pungkasnya. (bas)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *