oleh

Berantas Korupsi, Jasa Marga dan KPK Tanda Tangani Kerja Sama Implementasi WBS Terintegrasi

Surabaya, Metrojatim.com – Untuk mendukung upaya pemerintah dalam melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Implementasi Whistleblowing System (WBS) Terintegrasi bersama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta 26 BUMN lainnya.

Penandatanganan PKS tersebut oleh Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur dengan Deputi Bidang Informasi dan Data KPK Mochamad Hadiyana, Selasa (2/3/2021).

Selain itu, turut hadir pula Ketua KPK Firli Bahuri, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo.

Adapun untuk lingkup PKS tersebut, meliputi penyusunan dan/atau penguatan aturan internal Jasa Marga terkait penanganan pengaduan, komitmen pengelolaan penanganan pengaduan, penanganan pengaduan melalui aplikasi, koordinasi dan kegiatan bersama penanganan pengaduan, serta pertukaran data dan/atau informasi.

Baca Juga  Minimalisir Korupsi, Dinsos Kabupaten Blitar Ajak Pendamping PKH Tanda Tangani Pakta Integritas

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyatakan bahwa Jasa Marga terus menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan berkesinambungan dalam pengelolaan Perusahaan. Dalam menjalankan bisnisnya, Jasa Marga senantiasa selalu melaksanakannya dengan penuh amanah, transparan dan akuntabel, serta senantiasa memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usahanya.

“Sebagai wujud dan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip-prinsip GCG. Kami telah menerapkan WBS dalam rangka memberikan kesempatan kepada karyawan Jasa Marga. Maupun pihak eksternal lainnya untuk dapat menyampaikan laporan mengenai dugaan pelanggaran. Yakni. antara lain GCG, tata nilai dan etika yang berlaku berdasarkan bukti-bukti dan dapat mempertanggungjawabkan,” ujar Subakti.

WBS Sebagai Media Pelaporan Elektronik

Jasa Marga telah mengimplementasikan WBS melalui berbagai sarana/media pelaporan secara elektronik melalui https://whistleblowing.tips/wbs@jasamarga, email jasamarga.wbs@rsm.id, dan WhatsApp di nomor 08118754700.

Baca Juga  Potensi Korupsi Adalah Keniscayaan, Kawal Penggunaan Anggaran Dakel

Sistem ini merupakan sistem pengelola pengaduan/penyingkapan mengenai perilaku melawan hukum, perbuatan tidak etis/tidak semestinya secara rahasia, mandiri (independen). Dan dapat melakukannya secara anonim yang bertujuan untuk mengoptimalkan peran semua pihak. Baik karyawan Jasa Marga maupun pihak lainnya dalam mengungkapkan pelanggaran yang terjadi di lingkungan perusahaan.

Dengan adanya WBS yang berlaku ini, maka tersedia cara penyampaian informasi penting. Dan kritis bagi perusahaan kepada pihak yang harus segera menanganinya secara aman. Berharap ke depannya, Jasa Marga bersama KPK dengan lingkup sistem WBS yang terintegrasi. Pengaduan terkait tindak pidana khususnya korupsi bisa lebih mudah menanganinya dengan lebih profesional dan optimal.

“Dalam menjaga prinsip kerahasiaan dan perlindungan saksi untuk semua proses pengaduan. Pelapor mendapatkan jaminan keamanan identitasnya sehingga proses hukum dapat berjalan tanpa intervensi pihak mana pun,” terang Subakti.

Baca Juga  Forkopimda Jatim Peringati Hakordia 2021

“Saat ini, WBS di Jasa Marga dikelola secara profesional dan independen oleh pihak eksternal. Selaku pengelola administrasi yang ditunjuk oleh perusahaan sesuai dengan bidang keahliannya,” tutup Subakti.

Sebelumnya, untuk memastikan proses bisnis Jasa Marga senantiasa melaksanakannya berdasarkan prinsip-prinsip GCG. Dan nilai-nilai etika yang berlaku di perusahaan, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jasa Marga juga telah berhasil menerapkan SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti-Penyuapan. (elg)

Share and Enjoy !

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.