Keluarga Korban Sesalkan Penghapusan Dana Santunan Kematian Covid-19

Uncategorized507 Dilihat

Surabaya, Metrojatim – Penghapusan dana santunan kematian Covid-19 disesalkan keluarga korban. Salah satunya Erwin Harliani, 38, yang sudah mengajukan dana santunan sejak Desember 2020. Namun, hingga Februari 2021, tidak mendapatkan kejelasan kelanjutan santunan.

”Saat itu, saya mengumpulkan semua berkas. Persyaratannya itu kan form, ahli waris, surat kematian dari Dinkes 1 minggu baru jadi. Sebenarnya nggak ribet, wira-wirinya itu cukup bikin capek,” tutur Erwin pada Selasa (23/2).

Saat itu, ketika Erwin bertanya kelanjutan berkas, petugas tidak mampu menjelaskan. Mereka juga tidak mampu mengonfirmasi kepastian penerimaannya. Kemudian, setelah mendapatkan informasi santunan dibatalkan, dia mengaku kecewa.

”Katanya bantuan dan sistem dibuat supaya nggak ada korupsi atau mengurangi birokrasi dengan bawahan, tapi malah santunan dihilangkan,” keluh Erwin yang tinggal di Sukomanunggal itu.

Erwin yang kehilangan suami serta mertua karena Covid-19 itu, mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan. Bahkan, ketika divonis positif Covid-19 pada Agustus 2020, dia juga tidak menerima bantuan.

Atas keputusan dihapuskannya santunan tersebut, Erwin berharap peraturan tersebut berlaku setelah surat dikeluarkan. Artinya, berkas yang masuk sebelum surat tetap diproses.

”Jadi yang mendaftar sebelum surat terbit, ya harusnya bisa dikeluarkan. Katanya duit anggaran Kemensos itu besar, harusnya bisa didata ulang. Harusnya semua berkas sebelum surat rilis, bisa diproses,” tutur Erwin.

Sementara itu, Lilies, 48, warga Surabaya yang kehilangan suaminya karena Covid-19 pada Juni 2020 mengaku menyayangkan penghapusan peraturan itu. Sebab, dia baru mendapatkan sosialisasi santunan dana pada Januari 2021.

”Saya masih menyiapkan berkas-berkas. Sekarang tiba-tiba dibatalkan,” ucap Lilies.

Dia berharap pemerintah lebih merangkul keluarga korban Covid-19. Misalnya dengan melakukan sosialisasi yang lebih masif. ”Pun kalau santunan dihapus, harusnya ada solusi lain,” kata Lilies.(jawapos)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *